Jakarta, 11 September 2026 — Memasuki dunia perguruan tinggi merupakan awal dari proses belajar yang lebih luas. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memahami bidang akademiknya, tetapi juga perlu membangun karakter, mampu beradaptasi, bertanggung jawab, serta memiliki kesiapan menghadapi perubahan.
Semangat tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 Institut Pariwisata Tedja Indonesia (IPTI) yang berlangsung pada 7–11 September 2026.
Selama lima hari, mahasiswa baru mendapatkan berbagai pembekalan yang mencakup nilai dan budaya kampus, kehidupan akademik, kesehatan mental, etika, teknologi, kepemimpinan, hingga pengenalan dunia profesional.
Membangun Fondasi Sejak Hari Pertama
Hari pertama menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan dan nilai yang ada di Institut Pariwisata Tedja Indonesia.
Melalui materi Program Kampus Berdampak, Local Wisdom & Sustainability Tourism, Grace & Growth Mindset, nilai budaya dan etika kehidupan kampus, mahasiswa diperkenalkan pada berbagai hal yang menjadi bagian dari kehidupan mereka sebagai mahasiswa.
Pembahasan mengenai tata krama dan norma kehidupan kampus kemudian menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana menjalani kehidupan akademik dengan sikap yang tepat.
Menjadi Mahasiswa Berarti Belajar Bertanggung Jawab
Pada hari kedua, pembekalan diarahkan pada kehidupan akademik dan kemahasiswaan.
Materi mengenai kurikulum program studi, organisasi dan kegiatan kemahasiswaan, penalaran, minat, dan bakat memberikan gambaran mengenai ruang pengembangan diri yang dapat dimanfaatkan mahasiswa selama berada di perguruan tinggi.
Di sisi lain, mahasiswa juga mendapatkan pembekalan mengenai kesehatan mental, antiplagiarisme, antinarkoba, antikorupsi, antiterorisme, serta PPKPT.
Kemampuan berkomunikasi di ruang digital juga menjadi perhatian melalui materi terampil dan bijak dalam berkomunikasi melalui media sosial.
Menyiapkan Mahasiswa Menghadapi Perubahan
Perkembangan teknologi membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan.
Karena itu, pada hari ketiga mahasiswa mendapatkan pembekalan mengenai AI untuk mahasiswa dan etika teknologi informasi di perguruan tinggi. Materi tersebut dilengkapi dengan pembahasan mengenai manajerial dan kepemimpinan mahasiswa serta literasi keuangan dan kesejahteraan mahasiswa.
Pada hari yang sama, mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mengenai Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, Profil Pelajar Pancasila, bela negara, serta pencegahan intoleransi, radikalisme, dan terorisme.
Berbagai materi tersebut memberikan bekal agar mahasiswa dapat menghadapi kehidupan perguruan tinggi dengan wawasan, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi.
Karakter Dibangun melalui Pengalaman
Pembentukan karakter tidak hanya dilakukan melalui materi di dalam kelas. Hal tersebut juga diperkenalkan melalui berbagai aktivitas pada hari keempat.
Kegiatan Grace & Character Building menjadi bagian awal dari pembekalan karakter. Mahasiswa kemudian mengikuti Campus Tour yang dilengkapi dengan permainan di beberapa rute sehingga mahasiswa dapat berinteraksi dan membangun kekompakan.
Selanjutnya, mahasiswa mengikuti Make Up Class & Grooming dengan sesi grooming yang dibawakan oleh Dr. Zairil, S.Pd., MM dan Make Up Class bersama brand Make Over.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Domino Effect yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk membangun kebersamaan sebelum menutup hari melalui Institut Pariwisata Tedja Indonesia Hymne & Inauguration Drilling.
Dari Lingkungan Kampus Menuju Dunia Profesional
Puncak rangkaian PKKMB berlangsung melalui Inaugurasi Mahasiswa Baru pada Jumat, 11 September 2026.
Selain penyambutan dari pimpinan institut dan yayasan, inaugurasi menghadirkan Robby Fachri, Director of Human Resources Marriott. Kehadiran perwakilan industri memberikan gambaran mengenai pentingnya keterhubungan antara pendidikan tinggi dan dunia profesional.
Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan MoU/MoA Signing Ceremony Institut Pariwisata Tedja Indonesia dengan Wyndham Casablanca Jakarta, yang turut dihadiri oleh Bapak Indra Budiman, Area General Manager Indonesia – Resort and Operation, Wyndham Casablanca Jakarta, serta Bapak Arya Adrian Maulana, Chairperson of Eduversal Foundation.
Kerja sama dengan berbagai pihak menjadi salah satu bagian penting dalam membangun hubungan antara institusi pendidikan dan mitra. Bagi mahasiswa, keberadaan kolaborasi tersebut dapat menjadi bagian dari lingkungan belajar yang lebih dekat dengan kebutuhan dunia profesional.
Menjadi Mahasiswa yang Memberikan Dampak
Setelah rangkaian tersebut, mahasiswa mengikuti Student Performance, penyematan jas almamater dan ikrar mahasiswa, serta talkshow “Becoming an Impactful IPTI Student”.
Talkshow tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan mahasiswa tidak hanya mengenai pencapaian akademik. Mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan keterampilan, pengalaman, kemampuan bekerja sama, serta kontribusi yang dapat memberikan dampak positif.
Pemutaran video rekap PKKMB dan penyampaian kesan serta pesan mahasiswa baru kemudian menjadi ruang refleksi atas pengalaman yang telah mereka lalui selama lima hari.
Awal dari Perjalanan yang Lebih Panjang
PKKMB 2026 ditutup dengan pemberian apresiasi, foto bersama, serta paparan dari masing-masing program studi.
Namun, berakhirnya PKKMB bukan berarti berakhirnya proses pengenalan dan pembelajaran. Justru, rangkaian ini menjadi awal bagi mahasiswa untuk menerapkan berbagai pembekalan yang telah diperoleh dalam kehidupan perkuliahan.
Lima hari PKKMB 2026 menunjukkan bahwa menjadi mahasiswa membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan akademik. Diperlukan karakter, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, kesiapan menghadapi teknologi, serta kemauan untuk terus berkembang.
Dari sinilah perjalanan mahasiswa Institut Pariwisata Tedja Indonesia dimulai: belajar, bertumbuh, berkontribusi, dan menjadi pribadi yang mampu memberikan dampak.