Jakarta, 8 September 2026 — Memasuki hari kedua pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026, Institut Pariwisata Tedja Indonesia mengajak mahasiswa baru untuk memahami lebih jauh mengenai sistem pendidikan tinggi serta berbagai aspek yang akan membentuk perjalanan mereka sebagai mahasiswa.
Mengusung tema “Sistem Pendidikan Tinggi”, Day 2 PKKMB 2026 dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai proses akademik, kehidupan kemahasiswaan, pembentukan karakter, hingga tanggung jawab mahasiswa dalam menggunakan media sosial secara bijak.
Mengenal Kurikulum dan Implementasi Kampus Berdampak
Rangkaian Day 2 diawali dengan materi Kurikulum Program Studi & Implementasi Kampus Berdampak yang disampaikan oleh Rano Abryanto, S.Tr.Par., M.Par., CHE.
Melalui sesi ini, mahasiswa baru diperkenalkan dengan kurikulum yang akan menjadi bagian dari perjalanan pendidikan mereka di Institut Pariwisata Tedja Indonesia. Selain memahami proses pembelajaran dalam program studi, mahasiswa juga diajak melihat bagaimana konsep Kampus Berdampak diimplementasikan dalam kehidupan perguruan tinggi.
Pembelajaran di perguruan tinggi diharapkan tidak berhenti pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dan memberikan kontribusi melalui pengalaman selama menjalani kehidupan kampus.
Menemukan Potensi Melalui Organisasi dan Kegiatan Kemahasiswaan
Selanjutnya, mahasiswa baru mendapatkan materi Organisasi & Kegiatan Kemahasiswaan (Penalaran, Minat, Bakat) yang disampaikan oleh Dr. Nurul Sukma Lestari, S.ST.Par., MM., CHE.
Sesi ini memperkenalkan berbagai ruang pengembangan diri yang dapat dimanfaatkan mahasiswa selama berada di lingkungan perguruan tinggi. Kehidupan mahasiswa tidak hanya berlangsung melalui kegiatan akademik, tetapi juga melalui berbagai aktivitas yang dapat mendukung penalaran, minat, dan bakat.
Keterlibatan dalam kegiatan kemahasiswaan menjadi salah satu bagian dari pengalaman mahasiswa untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun interaksi dan kerja sama dengan lingkungan kampus.
GRACE & Mental Health: Menjaga Keseimbangan dalam Kehidupan Kampus
Pada sesi berikutnya, mahasiswa baru mengikuti GRACE & Mental Health bersama Pratiwi, S.ST., M.Par.
Memasuki dunia perguruan tinggi merupakan sebuah tahap baru yang menghadirkan berbagai pengalaman dan tantangan. Karena itu, mahasiswa tidak hanya perlu mempersiapkan kemampuan akademik, tetapi juga memahami pentingnya menjaga keseimbangan dalam menjalani kehidupan sebagai mahasiswa.
Melalui sesi ini, mahasiswa mendapatkan ruang untuk mengenal aspek mental health sebagai bagian dari perjalanan mereka selama berada di lingkungan perguruan tinggi.
Membangun Integritas: Antiplagiarisme, Antinarkoba, Antikorupsi, dan Antiterorisme
Rangkaian materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai Antiplagiarisme, Antinarkoba, Antikorupsi, dan Antiterorisme yang disampaikan oleh Muhammad Rojali, MHSDT.
Materi ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran mahasiswa mengenai nilai integritas dan tanggung jawab. Sebagai bagian dari lingkungan perguruan tinggi, mahasiswa perlu memahami pentingnya menjunjung sikap yang berintegritas dalam proses akademik maupun kehidupan sehari-hari.
Melalui pembekalan tersebut, mahasiswa baru diharapkan memiliki kesadaran untuk menjaga nilai-nilai positif selama menjalani kehidupan di lingkungan kampus.
Menciptakan Lingkungan Kampus yang Aman dan Nyaman
Selanjutnya, mahasiswa mendapatkan materi Pencegahan & Penanganan Kekerasan (PPKPT) di Perguruan Tinggi yang disampaikan oleh Jessyca Yulianty, S.Par., M.Tr.Par.
Pembahasan ini memperkenalkan mahasiswa pada pentingnya menciptakan lingkungan perguruan tinggi yang aman dan nyaman bagi seluruh warga kampus. Pemahaman mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan menjadi bagian dari pembentukan kehidupan kampus yang saling menghargai.
Mahasiswa baru juga dibekali pemahaman mengenai bagaimana bersikap dan mengambil peran dalam menciptakan lingkungan kampus yang positif.
Terampil dan Bijak Berkomunikasi di Media Sosial
Menjelang akhir rangkaian materi Day 2, mahasiswa mengikuti sesi “Terampil & Bijak dalam Berkomunikasi Melalui Media Sosial” yang kembali disampaikan oleh Jessyca Yulianty, S.Par., M.Tr.Par.
Sebagai bagian dari generasi yang dekat dengan perkembangan media sosial, mahasiswa perlu memahami bahwa setiap bentuk komunikasi di ruang digital juga mencerminkan sikap dan tanggung jawab penggunanya.
Sesi ini menjadi bekal bagi mahasiswa untuk membangun komunikasi yang lebih terampil dan bijak ketika menggunakan media sosial, baik sebagai individu maupun sebagai bagian dari sivitas akademika Institut Pariwisata Tedja Indonesia.
Menutup Hari dengan Semangat dan Identitas Institut Pariwisata Tedja Indonesia
Rangkaian Day 2 kemudian ditutup dengan Institut Pariwisata Tedja Indonesia Hymne Drilling yang dipandu oleh panitia. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan mahasiswa baru dalam mengenal dan membangun kedekatan dengan identitas Institut Pariwisata Tedja Indonesia.
Day 2 PKKMB 2026 menjadi sebuah pembekalan penting bagi mahasiswa baru untuk memahami bahwa kehidupan perguruan tinggi mencakup lebih dari sekadar kegiatan perkuliahan. Kurikulum, organisasi, pengembangan minat dan bakat, kesehatan mental, integritas, keamanan lingkungan kampus, hingga etika bermedia sosial menjadi bagian yang saling berkaitan dalam membentuk pengalaman mahasiswa.
Melalui tema “Sistem Pendidikan Tinggi”, Institut Pariwisata Tedja Indonesia mempersiapkan mahasiswa baru untuk tidak hanya menjadi pembelajar di dalam kelas, tetapi juga menjadi bagian aktif dari kehidupan kampus yang bertanggung jawab, berintegritas, dan mampu berkembang bersama lingkungan di sekitarnya.