Jakarta, 23 Januari 2026 — Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Institut Pariwisata Tedja Indonesia (IPTI) dan Akademi Bisnis Martha Tilaar (ABMT) menjadi tonggak penting dalam penguatan kolaborasi lintas disiplin antara hospitality, pariwisata, dan industri kecantikan. Kegiatan ini dirangkaikan dengan kuliah umum yang mengangkat tema “Creative Hospitality and Beauty Experience: From Service to Signature.”
Kolaborasi ini berangkat dari kesamaan pandangan bahwa manusia merupakan pusat dari setiap pengalaman layanan. Hospitality dan beauty tidak berdiri sebagai dua bidang yang terpisah, melainkan saling melengkapi dalam membentuk persepsi kualitas dan nilai sebuah pengalaman.
Rektor IPTI menyampaikan bahwa kerja sama ini membuka peluang kolaborasi jangka panjang yang berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia.
“IPTI memandang kolaborasi dengan Akademi Bisnis Martha Tilaar sebagai sinergi yang strategis. Hospitality, pariwisata, dan beauty memiliki keterkaitan yang kuat dalam menciptakan pengalaman yang autentik, berbudaya, dan bernilai,” ujar Rektor IPTI.
Sebagai narasumber kuliah umum, Dr. Dra. Emy Indaryani, M.Pd., Dipl. CID., MCDH. menyoroti pentingnya pergeseran dari layanan yang bersifat standar menuju layanan yang memiliki identitas dan karakter.
“Service mudah ditiru, tetapi signature experience bersifat personal dan berakar pada karakter. Ia tercermin dari sikap, penampilan, bahasa tubuh, hingga ketulusan dalam melayani,” tutur Dr. Emy.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa beauty merupakan elemen penting dalam hospitality karena berfungsi sebagai bahasa non-verbal yang membentuk kesan pertama dan kenyamanan pelanggan. Dalam konteks ini, satu senyum tulus, gesture yang tepat, serta penampilan profesional menjadi bagian dari strategi layanan yang berkelanjutan.
Rangkaian acara juga mencakup sesi tanya jawab, workshop mahasiswa mengenai profesionalisme dan etika, serta networking session sebagai upaya mempererat hubungan akademik dan industri. Melalui kolaborasi IPTI dan ABMT, diharapkan lahir generasi profesional yang tidak hanya terampil, tetapi juga mampu membawa nilai, karakter, dan pengalaman bermakna bagi industri.


